Ingin Destinasi Buka, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Ajak Pelaku Wisata Berkomitmen Bersama
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengajak seluruh pelaku wisata untuk berkomitmen bersama. Agar destinasi bisa segera buka kembali. Hal ini disampaikannya dalam diskusi pariwisata di Desa Harapan Jaya, Selasa (07/09). (Foto:. dok. Bidang Pemasaran DIspar Pesawaran)

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona terus mendorong agar tempat wisata bisa segera buka kembali.

Hal ini disampaikan di sela-sela acara diskusi pariwisata di Air Terjun Tirta, Dusun Sinar Dua Atas, Desa Harapan Jaya, Way Ratai, Selasa (07/09/2021) siang.

Baca juga: HUT Pesawaran ke-14, Bupati Dendi: Pemkab Pentingkan Keselamatan Masyarakat

Menurut Bupati Dendi, sektor pariwisata adalah sektor yang paling terasa turunnya, bahkan minus.

“Kami sedang mengejar bagaimana Kabupaten Pesawaran bisa memenuhi indikator-indikator pembukaan kembali tempat wisata.” Ungkap Bupati Dendi.

“Rencananya Sabtu depan akan kita undang seluruh stakeholder untuk berkomitmen bersama. Sehingga harapannya minggu ke-2 September sudah bisa buka kembali,” Harapnya.

Dendi mengungkapkan, nantinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan mewajibkan destinasi wisata untuk membentuk Satgas Covidnya masing-masing. Serta mengingatkan kembali agar selalu menyiapkan sarana protokol kesehatan.

“Saya akan minta komitmen semuanya. Karena tidak mungkin Camat dan Kades mengontrol setiap hari tempat wisata.” Jelasnya.

Kalau semua syarat itu bisa dipenuhi, insyaAllah minggu kedua wisata Pesawaran akan buka kembali.

Selain itu, lanjut Dendi, pemerintah juga memberikan kelonggaran soal pajak.

“Pemkab mengembalikan soal pajak ke pengusaha wisata. Pengusaha bisa melakukan self-assessment menyangkut pajaknya. Itu salah satu bentuk subsidi dari kami. Agar geliat pariwisata bisa terasa kembali. ” Kata Dendi.

Dendi juga mengingatkan saat ini semua pihak masih berperang dengan pandemi covid.

“Saya tidak mau ada klaster baru di Kabupaten Pariwisata. Jika ada kembali, jelas akan kita tutup dan ada pembatasan lagi.” Dendi menegaskan.

Sebenarnya kalau terjadi klaster di destinasi, yang terkena dampak Corona itu bukanlah warga Pesawaran.

“Yang datang ke Pesawaran adalah orang jauh. Ini yang kita kawatirkan pulangnya bisa membawa virus corona.” Dendi mengkhawatirkan.

“Kalau kita buka wisata pantai di Pesawaran, kasus positif di Bandar Lampung bisa naik. karena yang banyak datang adalah orang Bandar Lampung. Sesama pengunjung yang saling menularkan.” Jabarnya.

“Itu salah satu bentuk subsidi dari kami. Agar geliat pariwisata bisa terasa kembali.” Terangnya.

Baca juga: Tempat Wisata di Pesawaran yang Masuk Zona Merah, Wajib Tutup

Dendi menegaskan, Pemkab tidak hanya mementingkan dampak ekonomi masyarakat Pesawaran tanpa memperhatikan dampak kesehatan.

“Saya ingin semua sehat. Masyarakat sehat, wisatawan sehat, pelaku wisata sehat. Lalu ekonomi juga sehat.” Pungkasnya.