Menparekraf Dorong Pengelola Maksimalkan Platform Digital Promosikan Desa Wisata

Menparekraf Dorong Pengelola Maksimalkan Platform Digital Kembangkan Desa Wisata - alwin kroon - HBkcSlEUKfk - unsplash
Menparekraf mendorong agar pengelola memaksimalkan platform digital untuk mengembangkan desa wisatanya. (Foto ilustrasi: Alwin Kroon/Unsplash)

Kita memerlukan kreativitas dan keaktifan dalam melakukan promosi wisata. Termasuk desa wisata untuk mempromosikan wisata di desanya. Di era digital saat ini, platform digital menjadi hal yang sangat penting, sebagai alat atau media promosi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pun berpesan hal yang sama. Ia mengharapkan pengelola desa wisata di seluruh Indonesia agar benar-benar dapat memanfaatkan secara maksimal platform digital.

Termasuk dengan membuat konten-konten kreatif dalam bingkai strategi digital marketing di media sosial.

Baca juga:
* Bupati Pesawaran Hadiri “KolaborAksi Menparekraf dengan Bupati” di Jakarta

Sehingga harapannya, bisa terwujud desa wisata sebagai sebuah destinasi pariwisata kelas dunia. JUga berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat.

Demikian itu diungkapkan Menparekraf Sandiaga saat menjadi narasumber dalam kegiatan “Bimtek & Workshop Online Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 untuk wilayah IV” yang diadakan secara daring, pada hari Selasa (27/7/2021) kemarin.

Tren ke depan, dikatanan Sandiaga, akan sangat bergantung kepada kecepatan kita meningkatkan keterampilan.

“Yakni pengelola desa wisata untuk bisa masuk ke dalam ekonomi digital dan ekonomi berbasis kreatif. Serta bagaimana mengelola daya tarik wisata untuk disebarluaskan melalui platform digital. Jadi ini merupakan keniscayaan,” Sandiaga Uno menjabarkan.

Karena pentingnya tersebut, Kemenparekraf/Baparekraf memasukkan konten kreatif menjadi salah satu dari tujuh kategori yang dilombakan dalam Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2021.

7 kategori tersebut antara lain; homestay, toilet, suvenir, digital, konten kreatif, CHSE, dan daya tarik wisata. (Baca juga: Menparekraf Dorong Pelaku Parekraf Ciptakan Konten Kreatif yang Orisinal)

BImbingan teknis dan workshop online ADWI 2021 untuk wilayah IV ini diikuti lebih dari 300 pengelola desa wisata. Yang berasal dari wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Menparekraf Dorong Pengelola Maksimalkan Platform Digital Kembangkan Desa Wisata
Menparekraf Sandiaga saat menjadi narasumber “Bimtek & Workshop Online Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 untuk wilayah IV”, Selasa (27/7/2021) kemarin. (Foto: Biro Komunikasi Kemenparekraf)

Menparekraf Sandiaga pun berharap peserta bisa memahami berbagai hal terkait konten kreatif. Salah satunya adalah Search Engine Optimazation (SEO)

“Memahami SEO menjadi sangat penting. Karena setiap individu ketika masuk ke digital akan berawal dari search dan angkanya mencapai 80 persen.” Sandiaga menjelaskan.

“Karena itu kita harus bisa mendorong adanya pemahaman SEO bagi pengelola desa wisata,” imbuhnya.

Kemenparekraf, Sandiaga menambahkan, akan terus memberikan pendampingan dan pelatihan bagi pengelola desa wisata secara berkala. BUkan hanya dalam ajang ADWI, namun juga secara simultan melalui berbagai program kedeputian yang ada di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

“Kita akan terus jalankan program pendampingan agar terwujud desa wisata sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia, berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat.” Katanya.

“Bukan Indonesia membangun desa, tapi bagaimana desa membangun Indonesia,” Sandiaga mengingatkan.

Sandiaga juga berpesan agar pengelola desa wisata menjaga semangat tersebut. Serta terus memberikan motivasi kepada masyarakat agar lebih aktif dan kreatif dalam mempromosikan desa wisatanya.

Jabodetabek adalah pasar terbesar, sekitar 35-40 juta wisatawan berasal dari daerah ini. SEhingga Menparekraf berpesan khusus untuk desa wisata yang ada di wilayah IV, supaya dapat memaksimalkan potensi wisatawan yang ada.

“Mereka, pemda dan pengelola desa wisata, harus dapat menghadirkan wisata dengan konsep localize, personalize, customized, and smaller in size. Karena kalau tidak akan sayang, dalam 1 jam wisatawan bisa menuju ke desa wisata dengan menggunakan mobil atau kapal ke Pulau Seribu,” Ujar Menparekraf Sandiaga.

Salah satu anggota dewan juri “ADWI 2021” yang juga seorang influencer terkenal Indonesia, Atta Halilintar, menambahkan, peran digital marketing khususnya sosial media saat ini memang begitu tinggi. Ditambah dengan penetrasi dan kecepatan internet di Indonesia yang terus berkembang.

Sebanyak 67 persen masyarakat yang melihat iklan offline akan melanjutkan pencariannya di internet. Sekitar 57 persen orang yang menonton iklan di televisi juga akan melakukan pencarian di internet.
Strategi pemasaran melalui digital juga memiliki jangkauan yang luas dan rentang waktu yang lama.

“Informasi mengenai produk ataupun jasa yang dipasarkan, dengan strategi digital marketing, dapat diakses kapanpun,” kata Atta.

Sementara, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu, menjelaskan, Anugerah Desa Wisata Indonesia tahun 2021 merupakan salah satu kegiatan unggulan Kemenparekraf. Bertujuan untuk mewujudkan pengembangan desa wisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Mengusung tema “Indonesia Bangkit”, harapannya bisa menjadi daya ungkit bagi ekonomi nasional. Serta menjadi wahana promosi untuk menunjukkan potensi berbagai desa wisata di indonesia kepada wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.

“Pengelola desa wisata diharapkan dapat menunjukkan potensi desanya masing-masing, yang berfokus pada 4 pilar pengembangan desa. Yaitu pengelolaan atau manajemen, sosial budaya, ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan.” Kata Vinsensius.

“Sehingga nantinya dapat memberi nilai tambah pada perekonomian masyarakat, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat kearifan lokal, dan kelestarian lingkungan,” ia menambahkan.

Baca juga:
* Kadispar Elsafri Paparkan Rencana Pariwisata Pesawaran di Kemenparekraf

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Tata Kelola Destinasi dan Pariwisata Berkelanjutan Kemenparekraf, Indra Ni Tua; dewan juri ADWI 2021; dan kepala dinas pariwisata provinsi di wilayah IV.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bupati Dendi Ramadhona hadiri acara Diskusi Semangat Kolaborasi Bangkitkan Pariwisata Pesawaran di Arter Tirta Desa Harapan Jaya - 3.jpg
Berita

Bupati Dendi: Kolaborasi Salah Satu Upaya Gairahkan Kembali Pariwisata Pesawaran

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengajak pelaku wisata memperkuat kolaborasi gairahkan pariwisata. Untuk bangkit bersama setelah penurunan status menjadi PPKM Level 3. Kolaborasi pentahelix menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk dapat menggairahkan kembali pariwisata. Pentahelix (ABCGM) tersebut antara lain; Academi, Business Community, Governmenet, dan Media. Bupati Dendi, saat hadir di acara Diskusi “Semangat Kolaborasi […]

Read More
Ingin Destinasi Buka, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Ajak Pelaku Wisata Berkomitmen Bersama
Berita

Ingin Destinasi Buka, Bupati Dendi Ajak Pelaku Wisata Berkomitmen Bersama

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona terus mendorong agar tempat wisata bisa segera buka kembali. Hal ini disampaikan di sela-sela acara diskusi pariwisata di Air Terjun Tirta, Dusun Sinar Dua Atas, Desa Harapan Jaya, Way Ratai, Selasa (07/09/2021) siang. Baca juga: HUT Pesawaran ke-14, Bupati Dendi: Pemkab Pentingkan Keselamatan Masyarakat Menurut Bupati Dendi, sektor pariwisata adalah sektor […]

Read More
Berita

Kunjungan Kerja Staf Ahli Bupati Kabupaten Muara Enim

Hari ini Rabu (25/8/21) Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran menerima kunjungan kerja staf Ahli Bupati Kabupaten Muara Enim beserta perangkat daerah dalam rangka studi pembelajaran daerah wisata di masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Pesawaran..Dalam hal ini Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran @elsafrifahrizal memberikan presentasi trend before dan after berpariwisata pasca covid-19 di kabupaten pesawaran..Turut hadir Staf […]

Read More